Cerita Motivasi Kerja Yang Bikin Semangat Karyawan

Menurut karircerah.com kata motivasi bisa disimpulkan sebagai sebuah dorongan yang ada dari pada diri seorang untuk lakukan satu perlakuan seperti bekerja. Di mana motivasi itu dapat didapat dari pihak lain, dari narasi atau cerita yang dibaca, dan lain-lain. Diantaranya ialah dorongan yang didapatkan dari narasi motivasi untuk penyemangat kerja supaya lebih giat dalam lakukan pekerjaan.

Harus dipahami jika dalam lakukan satu pekerjaan, tidak boleh menyambat dan kerjakan secara tulus. Disamping itu, berapa kecilpun peranan yang kita bisa, kerjakan secara sebaik-baiknya. Berapa kecilpun hasil yang kita bisa, masih beri kontributor terbaik. Hingga pekerjaan itu tidak jadi pekerjaan yang sembarangan saja, karena tidak memprioritaskan kwalitasnya.

Apa Saja Narasi Motivasi Untuk Penyemangat Kerja Yang Dapat Jadi Ide ? 

Saat sebelum lakukan pekerjaan ini, pasti harus mempunyai niat dan motivasi yang tinggi. Di mana niat itu sebuah kepercayaan pada diri seorang untuk lakukan suatu hal. Sedang untuk cerita motivasi kerja ini, dapat didapat dari sebuah narasi atau hal kecil yang lain. Nach, berikut sebagai narasi motivasi untuk penyemangat kerja yang dapat jadi ide.

1. Narasi Motivasi Tidak boleh Pernah Menyepelekan Pekerjaan

Narasi motivasi untuk penyemangat kerja yang pertama ialah narasi yang dengan judul ‘Jangan Pernah Menyepelekan Pekerjaan'. Di mana narasi ini berawal dengan 2 orang pemuda yang memperoleh pekerjaan. Tetapi, tidak eksper dalam sektor itu.

Pekerjaan yang didapatkan ini ialah pekerjaan dalam suatu kontraktor bangunan. Walau bekerja di lokasi yang sama, tetapi mendapatkan pekerjaan berlainan.

Pemuda yang namanya Yogi ini harus kerjakan kusen kayu dan daun pintu. Sedang Yunus, rekan Yogi bekerja dalam mengeduk semen dengan pasir dan menempatkan batu bata.

Namun, Yogi menyepelekan pekerjaan yang perlu ditangani dan memandang pekerjaan Yunus lebih berat. Datang ketika sebuah rumah yang mempunyai design dan banyak ukir-pahatan kayu harus ditangani.

Hal itu membuat Yogi jadi patah semangat dan bertandang ke Yunus dengan arah untuk berganti pekerjaan. Hingga Yunus juga menyepakati hal itu, dan hasil kerjanya sangatlah baik.

Karena Yunus selalu memberikan pada diri mengenai niat yang ikhlas dalam lakukan suatu hal, dan tidak boleh menyepelekan pekerjaan itu. Oleh karena itu, belajarlah bila memang tidak ketahui langkah kerjanya.

2. Narasi Motivasi Yang Dengan judul Keledai Tua 

Diambil dari cerita dari satu ekor keledai tua yang ingin dipendam hidup-hidup oleh si Pemilik. Berawal saat keledai itu jatuh ke sumur dan tidak dapat naik.

Menyaksikan hal itu si Pemilik ingin selamatkan keledai tua ini, tapi gagal dan biarkan keledai itu mati. Disamping itu, si Pemilik mengambil langsung sekop dan cangkul untuk ambil tanah.

Namun keledai tua itu selalu usaha minta bantuan untuk dikeluarkan dan tidak dipendam dalam sumur. Tetapi si pemilik tidak dipengaruhi pada hal itu dan masih lakukan perbuatannya. Si pemilik terus ambil tanah dan dimasukkan pada dalam sumur itu yang berisi keledai tua kepunyaannya.

Siapakah yang menduga jika tanah yang dilumpukkan itu ialah penolong untuk keledai. Di mana keledai tua ini tidak hentinya gerakkan tubuh saat diterpa dan pada akhirnya sukses keluar dari sumur itu.

Dari narasi ini bisa diambil simpulan, jika ketidakberhasilan yang dirasakan seperti tanah. Karena itu, kita harus bergerak untuk melepas beban yang dipunyai supaya bisa raih keberhasilan.

3. Narasi Motivasi Dari Tukang Bangunan

Narasi motivasi untuk penyemangat kerja ini berawal saat ada seorang tukang bangunan yang paling mengusai dalam membuat rumah. Hingga rumah yang dibuat itu selalu laku karena design dan kualitas bahan yang dipakai sangatlah baik.

Tetapi sang Tukang Bangunan ini mendapatkan berita bila dia akan dikeluarkan oleh bosnya. Betul saja, tidak lama keudian sang Bos panggil tukang bangunan ini.

Tukang bangun menjumpai bos nya dengan hati yang risau karena ketahui arah dianya diundang. Tetapi rupanya, hal itu tidak betul karena si bos memerintah tukang bangunan ini untuk membuat satu rumah.

Di saat melakukan perintah tersebu,t tukang bangunan ini kerjakan rumah itu dengan sembarangan dan yang perlu usai. Sesudah usai, tukang bangunan melapor ke bos, dan di saat yang bertepatan bosnya mengeluarkan sang Tukang.

Tetapi sang Tukang tidak menduga diberi uang yang banyak dan hadiah rumah yang dibuat barusan supaya bisa berdikari. Hingga sang tukang ini berasa bersalah ke bos karena mempunyai pemikiran negatif.

Pesan dari narasi ini ialah, kita harus kerjakan pekerjaan dengan segenap hati sebagai wujud sukur.

4. Narasi Motivasi Bertopik Upah dan Rejeki

Cerita ini bercerita mengenai seorang pegawai yang tak pernah memperoleh karunia dari upah yang diterima. Hingga dalam satu saat, pegawai itu tiba ke ustadz untuk minta jalan keluar.

Ustadz itu memberi jalan keluar dengan minta ke bos untuk turunkan upahnya dari Rp100.000 jadi Rp75.000. Tetapi sang Pegawai ini berpikir sekian hari saat sebelum menguatkan kemauannya.

Upah dari pegawai itu pada akhirnya di turunkan oleh atasan. Walau sebelumnya atasan itu berasa bingung. 3 bulan sesudah upah itu di turunkan, tidak ada pengubahan di kehidupan pegawai itu.

Pada akhirnya Dia balik lagi ke ustad itu, dan si ustad memerintah untuk turunkan upahnya jadi Rp50.000. Beberapa waktu sesudah upah itu beralih menjadi Rp50.000, kehidupan dari pegawai ini alami pengubahan dan mendapatkan karunia.

Hingga bisa diambil kesimpulan, jika kualitas usaha dari pegawai itu semestinya cuman diberi upah Rp50.000 saja. Dan rejeki tidak selama-lamanya berawal dari upah saja, tetapi dapat berawal dari hal yang tidak diduga.

5. Narasi Motivasi Dari Si Pemimpi

Narasi ini sebagai narasi yang sarat dengan ide dari anak yang mempunyai mimpi tinggi. Anak itu namanya Robert. Dia mendapatkan pekerjaan dari gurunya untuk bikin gambar mimpi.

Tetapi, harus dipahami jika rekan kelas dari Robert rerata berawal dari keluarga kaya. Hingga mereka menggambar mimpi seperti ingin mempunyai rumah eksklusif, mobil eksklusif, dan lain-lain.

Walau Robert berawal dari keluarga miskin, tapi gambar mimpinya tidak berbeda jauh dengan temannya. Sampai Robert dipersilahkan untuk lakukan presentasi dengan seorang guru.

Tetapi, mimik muka dari guru itu tidak seceria saat rekan Robert presentasi. Dia menyepelekan Robert. Namun hal itu tidak memutus semangat Robert dalam merealisasikan mimpi yang dilukiskan barusan.

Hingga satu saat, ada kelompok studi tur dari sekolah yang tiba ke sebuah peternakan besar dan populer. Karena dibarengi dengan bangunan-bangunan yang istimewa, seorang guru ingin tahu dan ingin berjumpa dengan pemilik peternakan. Rupanya pemilik peternakan ini namanya Robert, yaitu siswa yang dahulunya disepelekan oleh guru itu.

Itu beberapa narasi motivasi untuk penyemangat kerja supaya pekerjaan itu dapat ditangani dengan benar-benar. Karena kita harus yakin jika tidak ada hasil yang menghianati usaha saat lagi seorang tidak menyambat akan pekerjaan itu. Disamping itu, tidak boleh menyepelekan tiap pekerjaan karena tiap pekerjaan yang dilaksanakan berharga pahala bila kita tulus. 

Cerita motivasi kerja